1. Jenova [Final Fantasy VII]

Ia mungkin ibu terburuk dan terkeren di sepanjang sejarah industri game yang pernah ada, kalimat yang satu ini tampaknya tidak berlebihan untuk diarahkan pada satu sosok bernama Jenova. Tidak yang pernah mengetahui siapa atau apa dia sebenarnya, selain bentuk fisik mirip wanita yang selalu dicitrakan misterius di setiap seri Final Fantasy. Satu yang pasti, di tangan Shinra Company, Jenova “melahirkan” begitu banyak kelas Soldiers dengan kemampuan yang luar biasa – yang juga memanggilnya sebagai mama. Lewat Jenova Project, Shinra berhasil melahirkan Sephiroth, Angeal, dan tentu saja – Genesis. Di Advent Children, tiga reinkarnasi Sephiroth – Kadaj, Loz, dan Yazoo juga menyebutnya sebagai “Ibu”. Sumber dari segala malapetaka, cerita yang dibangun di atas FF VII juga memosiskan Jenova sebagai sosok seorang ibu yang terus-menerus dirindukan oleh “anak-anak”-nya, terlepas dari absen peran aktifnya untuk perkembangan mereka. Salah satu sosok ibu paling misterius, pasif, sekaligus menyeramkan.
Quote:Quote:2. Sophitia [Soul Calibur]

MIL…..ehm, Sophitia memang harus diakui merupakan salah satu karakter ibu paling memorable di industri game, terutama dari genre fightning. Pertama, tentu saja dari sisi desain yang mencitrakannya sebagai wanita yang sempurna di sisi fisik, melambangkan sosok Dewi Yunani yang luar biasa. Misi sucinya untuk menghancurkan Soul Edge juga menjadi salah satu pondasi cerita Soul Calibur selama beberapa seri terakhir. Namun ada satu hal yang mengejutkan di Soul Calibur IV yang dirilis beberapa waktu yang lalu. Sophitia ternyata memiliki seorang anak perempuan bersama dengan Rothion Alexandra bernama Pyrrha – yang diposisikan sebagai karakter utama di Soul Calibur V. Sophitia juga muncul kembali di seri kelima tersebut, namun menjadi sosok karakter yang jauh berbeda.
Quote:Quote:3. EVA [Metal Gear Solid IV]

Kiprah EVA sebagai agen rahasia super seksi di Metal Gear Solid 3 memang sedikit membuka tabir misteri soal kedekatannya dengan Big Boss aka Naked Snake. Namun, wanita yang satu ini memegang takdir yang jauh lebih besar di semesta plot Metal Gear Solid yang memang terhitung sangat kompleks. Benar sekali, ia merupakan ibu kandung dari proyek clone Big Boss untuk mendapatkan seorang prajurit paling sempurna di The Patriots. Lewat eksperimen dan rahimnya sendiri, EVA melahirkan Les Enfants Terribles – Solid Snake, Liquid Snake, dan Solidus Snake. Di Metal Gear Solid IV, ia hadir kembali dengan nama baru – Big Mama, dengan tampilan yang memang menua. Sebagai seorang ibu, EVA tampaknya tidak banyak berperan dalam pertumbuhan psikologis dan fisik ketiga klon Big Boss yang ia anggap sebagai seorang “anak”.
Quote:Quote:4. Edea Kramer [Final Fantasy VIII]

Penyihir yang mungkin Anda benci selama dua keping disc pertama Final Fantasy VIII, Edea Kramer memang sempat diposisikan sebagai tokoh antagonis utama yang secara terus-menerus menjadi target Squall dan teman-teman. Namun seiring dengan progress cerita, Edea Kramer justru diposisikan sebagai sumber plot twist paling mengejutkan dan membingungkan di saat yang sama sepanjang sejarah Final Fantasy. Hanya dalam satu event saja, Edea diceritakan merupakan “ibu” asuh dari semua karakter utama FF VIII, dimana ia masih dikenal dengan nama “Matron” atau “Mama-sensei”. Tinggal dan merawat mereka di panti asuhan yang sama, ingatan Edea yang akhirnya kembali membuka misteri soal eksistensi penyihir yang lebih kuat – Ultimecia.
Quote:Quote:5. Seth Balmore [Lost Odyssey]

“Cinta kasih ibu hadir tanpa batas”, untuk kasus Seth Balmore dari JRPG Xbox 360 – Lost Odyssey, perumpamaan ini terekspresi dengan begitu baik. Apa pasal? Petarung kuat dan bajak laut yang satu ini harus menjalani hidup sebagai manusia abadi yang tidak bisa mati, sementara di sisi lain, berhadapan dengan fakta bahwa sang anak satu-satunya – Sed ternyata tidak berbagi “anugerah” yang sama. Jika menjalani hidup sebagai seorang ibu sudah sulit, berhadapan dengan sosok anak yang semakin menua dan renta tentu menjadi cobaan lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Unik memang melihat bagaimana kakek setua Sed masih secara konsisten memanggil Seth sebagai “ibu” dan terus memperlihatkan sikap manjanya sebagai seorang anak. Bagi Seth, cintanya memang tidak akan lekang dimakan masa, literally..

Ia mungkin ibu terburuk dan terkeren di sepanjang sejarah industri game yang pernah ada, kalimat yang satu ini tampaknya tidak berlebihan untuk diarahkan pada satu sosok bernama Jenova. Tidak yang pernah mengetahui siapa atau apa dia sebenarnya, selain bentuk fisik mirip wanita yang selalu dicitrakan misterius di setiap seri Final Fantasy. Satu yang pasti, di tangan Shinra Company, Jenova “melahirkan” begitu banyak kelas Soldiers dengan kemampuan yang luar biasa – yang juga memanggilnya sebagai mama. Lewat Jenova Project, Shinra berhasil melahirkan Sephiroth, Angeal, dan tentu saja – Genesis. Di Advent Children, tiga reinkarnasi Sephiroth – Kadaj, Loz, dan Yazoo juga menyebutnya sebagai “Ibu”. Sumber dari segala malapetaka, cerita yang dibangun di atas FF VII juga memosiskan Jenova sebagai sosok seorang ibu yang terus-menerus dirindukan oleh “anak-anak”-nya, terlepas dari absen peran aktifnya untuk perkembangan mereka. Salah satu sosok ibu paling misterius, pasif, sekaligus menyeramkan.
Quote:Quote:2. Sophitia [Soul Calibur]

MIL…..ehm, Sophitia memang harus diakui merupakan salah satu karakter ibu paling memorable di industri game, terutama dari genre fightning. Pertama, tentu saja dari sisi desain yang mencitrakannya sebagai wanita yang sempurna di sisi fisik, melambangkan sosok Dewi Yunani yang luar biasa. Misi sucinya untuk menghancurkan Soul Edge juga menjadi salah satu pondasi cerita Soul Calibur selama beberapa seri terakhir. Namun ada satu hal yang mengejutkan di Soul Calibur IV yang dirilis beberapa waktu yang lalu. Sophitia ternyata memiliki seorang anak perempuan bersama dengan Rothion Alexandra bernama Pyrrha – yang diposisikan sebagai karakter utama di Soul Calibur V. Sophitia juga muncul kembali di seri kelima tersebut, namun menjadi sosok karakter yang jauh berbeda.
Quote:Quote:3. EVA [Metal Gear Solid IV]

Kiprah EVA sebagai agen rahasia super seksi di Metal Gear Solid 3 memang sedikit membuka tabir misteri soal kedekatannya dengan Big Boss aka Naked Snake. Namun, wanita yang satu ini memegang takdir yang jauh lebih besar di semesta plot Metal Gear Solid yang memang terhitung sangat kompleks. Benar sekali, ia merupakan ibu kandung dari proyek clone Big Boss untuk mendapatkan seorang prajurit paling sempurna di The Patriots. Lewat eksperimen dan rahimnya sendiri, EVA melahirkan Les Enfants Terribles – Solid Snake, Liquid Snake, dan Solidus Snake. Di Metal Gear Solid IV, ia hadir kembali dengan nama baru – Big Mama, dengan tampilan yang memang menua. Sebagai seorang ibu, EVA tampaknya tidak banyak berperan dalam pertumbuhan psikologis dan fisik ketiga klon Big Boss yang ia anggap sebagai seorang “anak”.
Quote:Quote:4. Edea Kramer [Final Fantasy VIII]

Penyihir yang mungkin Anda benci selama dua keping disc pertama Final Fantasy VIII, Edea Kramer memang sempat diposisikan sebagai tokoh antagonis utama yang secara terus-menerus menjadi target Squall dan teman-teman. Namun seiring dengan progress cerita, Edea Kramer justru diposisikan sebagai sumber plot twist paling mengejutkan dan membingungkan di saat yang sama sepanjang sejarah Final Fantasy. Hanya dalam satu event saja, Edea diceritakan merupakan “ibu” asuh dari semua karakter utama FF VIII, dimana ia masih dikenal dengan nama “Matron” atau “Mama-sensei”. Tinggal dan merawat mereka di panti asuhan yang sama, ingatan Edea yang akhirnya kembali membuka misteri soal eksistensi penyihir yang lebih kuat – Ultimecia.
Quote:Quote:5. Seth Balmore [Lost Odyssey]

“Cinta kasih ibu hadir tanpa batas”, untuk kasus Seth Balmore dari JRPG Xbox 360 – Lost Odyssey, perumpamaan ini terekspresi dengan begitu baik. Apa pasal? Petarung kuat dan bajak laut yang satu ini harus menjalani hidup sebagai manusia abadi yang tidak bisa mati, sementara di sisi lain, berhadapan dengan fakta bahwa sang anak satu-satunya – Sed ternyata tidak berbagi “anugerah” yang sama. Jika menjalani hidup sebagai seorang ibu sudah sulit, berhadapan dengan sosok anak yang semakin menua dan renta tentu menjadi cobaan lain yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Unik memang melihat bagaimana kakek setua Sed masih secara konsisten memanggil Seth sebagai “ibu” dan terus memperlihatkan sikap manjanya sebagai seorang anak. Bagi Seth, cintanya memang tidak akan lekang dimakan masa, literally..
0 Komentar untuk "5 Sosok Ibu Paling Memorable di Video Game"